Asal-Usul Kata B*Jing*N



Quote:
Apakah agan-agan sering mendengar kata makian "bajingan" yang sering terlontar dari mulut orang-orang yang lagi marah, berkelahi, atau frustasi. Kalok iya, apakah agan-agan sekalian tahu arti asli dari "bajingan" itu sendiri?? Kalok belom, cekidooooot

Badjingan adalah sebuah istilah yang muncul di tanah Jawa untuk menunjuk seorang pengendara gerobak sapi. Dalam salah satu novel triloginya Ahmad Tohari, Ronggeng Dukuh Paruk, istilah ini akan sering kita temui. Lantas kenapa istilah badjingan kemudian bergeser menjadi sebuah kata makian, padahal kata itu adalah merujuk sebuah profesi seseorang.
Kata kakek ane sih mungkin gara-gara cerita berikut :
Dahulu kala pada tahun 1940an, didaerah kakek ane tinggal (Notog - Banyumas) sarana transportasi sangat sulit untuk ditemui. Masyarakat yang ingin berkegiatan di kota seperti berdagang, atau hanya mejeng biasanya menggunakan jasa gerobak sapi (baca :nebeng).
Pas itu, badjingan merupakan satu-satunya transportasi yang bisa diandalkan oleh masyarakat pinggiran untuk membawa mereka ke kota, selain berjalan kaki tentunya.
Namun, kedatangan badjingan ini tidak tentu, kadang bisa siang hari, pagi hari, bahkan tengah malam. Karena ketidakpastian waktu tersebut, masyarakat yang ingin nebeng, kalok nggak beruntung ya bisa berjam-jam nunggu itu badjingan.
Nah, muncullah sebuah kalimat umpatan yakni "Bajingan suwe temen sih tekane!" yang artinya : Bajingan lama banget sih datengnya. Dari situ badjingan mengalami pergeseran makna menjadi kata umpatan.
Dahulu pun, umpatan bajingan hanya digunakan sebagai analogi atas keterlambatan sesuatu atau seseorang, misalnya "Sekang ngendi bae koe, suwe temen sih kaya bajingan" yang artinya : Darimana aja kamu, lama bener kayak bajingan.
Namun, pada masa sekarang bajingan menjadi kata umpatan yang lebih umum dan tidak merujuk pada kekesalan mengenai keterlambatan atas sesuatu.
Read more »»  


Bagi kamu yang memelihara dan pecinta anjing pernah nggak bertanya, mengapa anjing suka menggigit tulang? Bahkan termasuk tulang mainan, asalkan berbentuk tulang pasti langsung digigit oleh si doggy.
Menurut tim pakar pimpinan Dr Joao Munoz-Doran dari Universitas Nasional Kolombia, kebiasaan anjing memakan daging dimulai sekitar delapan juta tahun lalu. Ketika itu, anjing-anjing purba berkelompok untuk mencari mangsa yang lebih besar.

Kebiasaan tersebut membuat turunan anjing purba, seperti serigala dan anjing moderen, menjadi hiperkarnivora atau binantang yang 70 persen memakan daging.
Kesimpulan ini diperoleh setelah tim Munoz-Doran menyusun 'silsilah' anjing yang menggambarkan hubungan di antara lebih dari 300 spesies anjing. "Kami menemukan sejarah evolusi yang sama di antara sejumlah jenis anjing," jelas Dr Munoz-Doran.
"Delapan juta tahun lalu banyak habitat terbuka di Asia, Eropa, dan Amerika Utara. Persaingan mendapatkan mangsa sangat ketat dan kondisi ini membuat anjing-anjing purba harus berkelompok ketika mencari dan mengintai mangsa," paparnya.

Ia menjelaskan, dari kebiasaan berburu secara berkelompok, muncul jenis anjing baru dengan bentuk kepala yang berbeda, dengan rahang yang lebih kuat, dan ukuran taring yang lebih besar. Mereka ini mampu bertahan dari seleksi alam dan melanjutkan bentuk ini ke anjing generasi berikutnya.
Para peneliti mengatakan itulah sebabnya anjing-anjing piaraan, meski tak lagi harus berburu mangsa di alam terbuka, tetap 'meneruskan' kebiasaan memakan daging atau menggigit tulang.
"Mereka punya alat untuk melakukan kebiasaan tersebut dan mereka ingin menggunakan alat itu," tegas Dr Munoz-Doran.
Read more »»  

Asal Mula Kata Pengemis


Akhir-akhir ini di banyak kota, baik kota kecil, besar bahkan kota metropolitan pun tak lepas dari semakin suburnya peminta-minta alias pengemis. Mungkin karena kemiskinan dan minimnya lapangan pekerjaan yang membuat mereka terpaksa berprofesi demikian atau memang sebagian dari mereka sudah diwariskan secara turun temurun. Ironis memang kalau Koes Plus bilang dalam lagunya Indonesia tanah air kita diibaratkan kolam susu (sangkin suburnya).
Tapi sayang oleh penguasa sendiri pun juga masih mewarisi sifat-sifat yang diturunkan dari sebagian nenek moyang dahulu yang punya hobby sebagai pengemis sehingga hutang negara kitapun semakin menggunung alhasil anak-cucu yang menanggungnya.
Betulkah sebagian orang-orang Indonesia ada yang mempunyai hobby sebagai pengemis..?? , ternyata teka-teki ini ada benarnya kalau dirunut dari sejarahnya dulu, ceritanya begini :
Pada saat itu penguasa Kerajaan Surakarta Hadiningrat di pimpin oleh seorang Raja bernama Paku Buwono X, dimana para penguasa pada masa itu memang sangat dermawan serta gemar membagi-bagikan sedekah untuk kaum papa yang tak berpunya terutama menjelang hari Jum'at khususnya pada hari Kamis sore.
Pada hari Kamis tersebut Raja Paku Buwono keluar dari Istananya untuk melihat-lihat keadaan rakyatnya, dari istana menuju Masjid Agung, perjalanan dari gerbang Istana menuju Masjid Agung tersebut ditempuh dengan berjalan kaki yang tentunya melewati alun-alun lor (alun-alun utara), sambil berjalan kaki tentunya diiringi para pengawal sang raja, rupanya di sepanjang jalan sudah dielu-elukan oleh rakyatnya sambil berjejer rapi di kanan-kiri jalan dan sembari menundukkan kepala sebagai tanda penghormatan kepada sang pemimpinnya.
Pada saat itulah sang raja tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk bersedekah dan langsung diberikan kepada rakyatnya berupa uang tanpa ada satupun yang terlewatkan dengan kebiasaan berbagi-bagi berkah tersebut mungkin juga warisan para penguasa sebelumnya (sebelum Paku Buwono X), ternyata kebiasaan tersebut berlangsung setiap hari Kamis (dalam bahasa jawanya Kemis), maka lahirlah sebutan orang yang mengharapkan berkah dihari Kemis dan diistilahkan dengan sebutan NGEMIS (kata ganti untuk sebutan pengguna/pengharap berkah dihari Kemis) dan pelaku-pelakunyapun biasa disebut Pengemis (Pengharap berkah pada hari Kemis).
Namun kata pengemis rupanya telah masuk salah satu kosa kata bahasa Indonesia yang tentunya kata dasarnya bukan emis tapi Kemis (Kamis), ternyata sebutan peminta-minta kalah populer dengan istilah pengemis padahal kata pengemis kalau diurai dan diambil dari kata dasarnya yakni kemis atau emis mungkin tidak dikenal dalam kosa kata bahasa indonesia kecuali kalau ada tambahan awalan pe sehingga muncul istilah "Pengemis". Lain halnya dengan kata peminta-minta kata dasarnya adalah minta yang artinya jelas bahkan bisa berdiri sendiri tanpa ada awalan pe.
Jadi kalau boleh disimpulkan asal muasal kata atau perkataan pengemis berasal dari Surakarta atau Solo.
(Di ringkas dari Buku Khasanah Bahasa dalam Kata Per-Kata - Prof. Gorris Keeraf)
Read more »»  


Bagi yang belum mengerti, "fuck" adalah sebuah kata yang (mungkin) sangat sering kita dengarkan, dengan konotasi yang sedikit negatif. Sering dijumpai terutama pada film-film dewasa. Ada berbagai versi cerita tentang asal usul kata "fuck" ini.
  1. Berdasarkan pengetahuan umum secara resmi melalui wikipedia. Diketahui penggunaannya pertama kali dalam isyarat yang terdapat dalam puisi campuran bahasa latin dan inggris pada sekitar tahun 1500 dengan judul flen flyys. Baris puisi yang mengandung kata “fuck” tertulis sebagai berikut, “non sunt in coeli, quia gxddbov xxkxzt pg ifmk”.
    Sandi yang tertulis “gxddbov xxkxzt pg ifmk” diterjemahkan menjadi “non sunt in coeli, quia fvccant vvivys of heli” yang dalam bahasa inggris berarti “they are not in heaven because they fuck wives of ely”.
    Kata “fvccant” (diserap ke dalam bahsa inggris menjadi “fuck”) adalah kata slang latin yang berarti "bersenggama". Frase itu sengaja disandikan seperti itu karena maksud puisi itu yang ditujukan kepada anggota-anggota gereja saat itu yang mempunyai prilaku tidak menyenangkan.
  2. Ada beberapa versi yang menjelaskan tradisi mengacungkan jari tengah dalam budaya barat tersebut. Salah satu yang dianggap bisa diterima lebih luas adalah terdapat dalam komedi yunani kuno yang berjudul the clouds yang dikarang oleh aristophanes.
    Dalam salah satu bagian cerita, disebutkan ada seorang politican yang sedang mencoba mengejek lawan politiknya dengan menunjukkan jari tengah (diperagakan seakan keluar dari selangkangan), yang berarti “bodoh”. Sejalannya waktu, arti ini terus berubah tetapi masih dengan tujuan negatif/ memperolok seseorang.
  3. Versi lain yang lebih populer adalah berasal dari peperangan hundred years' war (1337-1453) antara inggris dengan prancis. Pada saat itu, pasukan prancis cukup kewalahan menghadapi pasukan pemanah dari inggris. Pada akhirnya pemimpin prancis saat itu memerintahkan untuk memotong jari tangah para pemanah inggris yang tertangkap.
    Kemudian, oleh pemanah-pemanah inggris yang menggantikan mereka yang tertangkap, mereka sering menunjukkan jari tengah mereka kepada pasukan prancis untuk mengejek kalau mereka masih mempunyai jari mereka dan akan terus melesatkan panah ke arah pasukan prancis.
    Tetapi versi ini juga masih menjadi perdebatan diantara mereka sendiri, dalam versi lain dikatakan kalau jari yang dipotong bukan hanya jari tengah, tetapi juga dengan jari telunjuk. Sehingga mereka para pemanah inggris mengejek pasukan prancis dengan menunjukkan dua jari kepada mereka. Sama seperti tanda peace yang sering dipakai sekarang tetapi dengan punggung tangan yang menghadap musuh.
  4. Berikut pernyataan dari versi yang lainnya
    “jaman dahulu kala di negara inggris, penduduknya tidah boleh melakukan hubungan seksual tanpa ijin dari sang raja. Saat mereka ingin memiliki anak, mereka harus mengajukan ijin kepada pihak kerajaan. Setelah itu pihak kerajaan akan memberikan “tanda / kartu” untuk digantung di pintu pasangan tersebut selama mereka berhubungan. Tanda tersebut bertuliskan “hubungan intim telah mendapatkan ijin dari raja”, atau dalam bahasa mereka ditulis dengan “Fornication Under Consent of the King” (F.U.C.K).
Read more »»  



#FYI #healthy
Berpelukan bukanlah semata-mata sebagai ekpresi untuk ungkapkan rasa kasih sayang. Berpelukan ternyata juga memiliki manfaat terhadap kesehatan, bahkan bisa bantu menghindari penyakit serius seperti jantung. Dikutip dari Examiner, ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa didapat dari berpelukan. Apa saja?
1. Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Jantung
Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa berpelukan bisa menurunkan tekanan darah tinggi yang akhirnya bisa mengurangi risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, mulailah biasakan diri untuk memeluk orang yang disayangi terutama bagi mereka yang memiliki kondisi jantung lemah atau tekanan darah tinggi.
2. Mengurangi Stres dan Lebih Tenang
Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa memeluk dapat buat Anda lebih bahagia. Hal it karena pelukan dapat meningkatkan hormon oksitosin, hormon yang memicu respon intim. Oksitosin ini dapat membuat Anda jauh lebih tenang dan mengurangi rasa cemas.
3. Sehat untuk Hubungan Percintaan
Hubungan percintaan selalu identik dengan berpelukan. Tapi tahukah Anda jika memeluk orang yang dicintai bisa bantu memproduksi hormon serotonin dan dopanin? Kedua hormon itu dapat membuat Anda merasa senang dan mengangkat suasana hati. Akibatnya Anda pun akan lebih harmonis dengan pasangan, yang pada akhirnya berdampak positif pada kesehatan secara keseluruhan.
Read more »»  


Kram adalah kontraksi tiba-tiba, singkat, yang sakit sekali pada otot atau kelompok otot.
Penyebab
-kram adalah hal yang sering terjadi di antara orang yang sehat, khususnya selama atau setelah olahraga yang keras. Orang tua dan setengah baya biasanya mengalami kram setelah olahraga ringan atau selama istirahat. Beberapa orang mengalami kram kaki selama tidur. Kram yang menyakitkan ini biasanya mempengaruhi otot betis dan kaki, menyebabkan kaki dan jari kaki menekuk ke dalam.
-kram kemungkinan disebabkan oleh tidak tercukupinya aliran darah menuju otot. Misalnya, mereka bisa terjadi setelah makan, ketika aliran darah terutama yang menuju saluran pencernaan dibandingkan yang menuju otot. Kadar elektrolit yang rendah pada darah, seperti potassium, bisa juga menyebabkan kram. Kadar potassium yang rendah bisa dihasilkan dari penggunaan beberapa diuretik atau dari dehidrasi.
-tidak diketahui pasti bagaimana kram bisa timbul. Ada yang mengatakan karena penumpukan asam laktat, ada yang menyebut suplai darah yang kurang dibandingkan dengan kebutuhan sebagai biang, ada juga yang menyalahkan ketidakseimbangan cairan dan elektrolit.
Pencegahan
Agar tidak terkena kram otot, atau setidak-tidaknya tidak terserang untuk kesekian kalinya, sebaiknya lakukan :
  1. pemanasan yang cukup sebelum berolah raga atau aktivitas tertentu yang melibatkan otot. Kemudian jangan lupa pendinginan / pelemasan sesudahnya.
  2. minum lebih banyak cairan, terutama yang mengandung elektrolit, saat berolahraga.
  3. olah raga dengan intensitas ringan lebih dahulu, kemudian berangsur-angsur lebih berat.
  4. jika mesti duduk lama (menggunakan otot panggul) atau menulis lama (menggunakan otot jari), selang beberapa lama sebaiknya diselingi pelemasan dan peregangan.
Pengobatan
Walaupun kram otot dapat hilang sendiri, tapi tindakan berikut perlu dilakukan untuk meringankan gejala :
  1. otot yang kram diregangkan.
  2. pemijitan pada otot yang kram.
  3. kompres air hangat.
  4. minum yang banyak untuk mengganti cairan dan elektrolit yang hilang.
Kebanyakan obat-obatan diresepkan untuk menghilangkan kram (termasuk quinine sulfate, magnesium karbonat, dan benzodiazepines seperti diazepam) tidak terbukti efektif dan bisa menimbulkan efek samping. Suplemen kalsium adalah sesuai sekali, tetapi mereka juga tidak terbukti efektif. Mexiletine kadangkala membantu tetapi memiliki banyak sekali efek samping.
= Kesemutan =
Dalam bahasa medis, kesemutan sering disebut sebagai parestesia. Suatu sensasi yang dirasakan tanpa ada stimulus dari luar. Sensasi Parestesi ini tidak hanya rasa ‘kesemutan’, namun bisa juga rasa panas, rasa seperti tertusuk-tusuk, ‘greyengan’. Rasa Kesemutan dapat dirasakan di tangan, kaki di muka, maupun di seluruh bagian tubuh kita.
Pada dasarnya kesemutan merupakan suatu gejala manifestasi dari gangguan sistem saraf sensorik akibat rangsang listrik di sistem itu tidak tersalur secara penuh dengan sebab macam-macam. Yang paling sederhana, misalnya, jalan darah tertutup akibat satu bagian tubuh tertentu ditekuk terlalu lama.
Kesemutan yang tidak disertai gejala-gejala lain biasanya menandakan adanya gangguan pada reseptor di kulit atau pada cabang-cabang saraf tepi. Namun kita mesti lebih waspada jika ada gejala lain di luar kesemutan. Bukan hanya kelumpuhan, kesemutan bisa juga disertai gangguan penglihatan, pendengaran, gabungan keduanya, atau lainnya.
Gangguan
Saraf merupakan serat-serat yang menghubungkan organ tubuh dengan sistem saraf pusat yakni otak dan sumsum tulang belakang dan antar bagian sistem saraf dengan lainnya. Untuk mengatur rasa serta gerak, tubuh dikendalikan oleh saraf motorik.
Saraf sensorik untuk mengatur rasa, sementara saraf otonomik adalah yang memiliki hak otonomi untuk mengatur gerak maupun rasa, yang tidak dipengaruhi sensorik maupun motorik. Contoh organ yang diatur saraf otonomik adalah jantung yang tetap berdetak meski tidak diperintah saraf motorik dan sensorik.
Saraf motorik dan sensorik ini bekerja sama dengan sistem saraf pusat dan saraf tepi. Sistem saraf tepi atau perifer ini terdiri dari saraf radialis, ulnaris, medianus dan peroneus profundus. Ketiga saraf pertama berada di tangan dan yang keempat terletak di kaki.
Saraf radialis berada di atas, dari ibu jari hingga ketiak atas. Saraf ulnaris terletak di bawah, dari kelingking ke ketiak bawah. Sedangkan saraf medianus agak spesifik karena berada di tengah, melewati terowongan menuju ke karpal di telapak tangan. Atau tepatnya di pergelangan tangan bagian dalam dan menuju ke jari-jari tangan.
Tersetrum atau kesemutan ini terjadi akibat adanya sistem saraf yang terganggu. Gangguan yang biasanya muncul adalah pada:
  • Saraf radialis
“Saat seperti tersetrum, bisa jadi yang terkena adalah saraf radialis atau ulnaris. Bagian itu secara tidak sengaja tersentuh dan timbullah reaksi itu.” Kata Saiful. Rasa seperti tersetrum itu sebenarnya tidak berbahaya. Tapi jika berlangsung terus menerus, tentu harus diwaspadai. Karena bisa mengakibatkan kelumpuhan atau kelainan tangan.
Biasanya ini terjadi karena saraf radialis terjepit, atau tertekan benda keras dalam jangka waktu lama. Berapa lama? Ehm tidak bisa ditentukan, tapi yang pasti lebih dari satu jam.
Contoh perilaku yang bisa menyebabkan drop hand adalah tidur dengan meletakkan tangan dibelakang kepala. Atau tertidur sambil duduk, dengan ketiak di sandaran kursi.
  • Saraf ulnaris
Sementara itu, kalau saraf ulnaris terganggu, bisa menyebabkan jari menekuk ke dalam telapak tangan lho! Atau nama lainnya claw hand. Jadi, telapak tangan menyerupai cakar burung yang tidak bisa dipulihkan kembali seperti sedia kala.
Gangguan ini biasanya terjadi karena terlalu lama meletakkan siku di meja. Selain itu tidur dengan posisi menyamping dan tangan dipakai untuk menyangga kepala. Kebiasaan mengemudi sopir bus atau truk besar juga memicu gangguan di saraf ulnaris.
“Pasalnya, setir untuk kendaraan-kendaraan besar seperti truk atau bus itu khan besar sekali. Sehingga tangan seringkali sopir meletakkan tangannya di kemudi dalam jangka waktu lama. Nah, jika itu berlanjut, maka tangan seperti tersetrum atau kesemutan. Kalau itu yang terjadi, well itu bisa jadi tanda-tanda kelumpuhan tangan,” papar dokter berkacamata ini.
  • Saraf medianus
Untuk gangguan saraf medianus sedikit berbeda ketimbang dua lainnya, karena pada saraf medianus tidak terdapat fungsi motorik dan hanya sensorik, jadi yang terganggu adalah rasa. Sehingga, rasa tidak nyaman akibat saraf yang terganggu adalah nyeri berkepanjangan dan bukan kelumpuhan.
Gangguan yang biasa disebut sindroma kanal karpal ini adalah nyeri pada jemari dan telapak tangan. Kadang juga panas dan mengecilnya otot di sekitarnya.
Perilaku yang biasa menimbulkan gangguan saraf ini adalah aktivitas yang melibatkan telapak tangan, seperti menulis, mengetik, mengulek, memutar obeng, mencuci, menyapu, merajut dan sebagainya.
  • Saraf peroneus
Gangguan selanjutnya adalah kelumpuhan pada kaki akibat saraf peroneus profundus. Kaki jadi seperti kaki ayam yang sedang melangkah, yaitu kaki tidak bisa menapak tanah dengan rata atau drop foot. Kaki juga tidak punya kekuatan untuk melangkah. Jadinya, untuk melangkah kaki diseret sebab memang tidak mungkin untuk melangkah secara normal.
Gangguan ini akibat seseorang sering duduk dengan menyilangkan kaki atau bisa juga karena sering cukup lama bersila.
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk mencegah, kamu harus mewaspadai gejala-gejala tersetrum atau kesemutan. Jika dua hal itu terjadi, kamu harus segera melakukan gerakan tertentu untuk mengembalikan posisi saraf yang terganggu. Untuk masing-masing gangguan, ada cara tersendiri.
  • Kelumpuhan tangan
Agar tangan tidak drop hand setelah tersetrum, gerakkan tangan ke atas dan kebawah. Lakukan berulang sampai efek listrik berkurang. Tidak perlu keras, tapi perlahan dan teratur.
  • Kelumpuhan jari dan telapak
Untuk mencegah claw hand, usahakan setelah mengulek, memutar obeng, menyetir, atau kegiatan lainnya yang menggunakan pergelangan tangan, untuk membuka dan menutup telapak tangan. Lakukan pelan-pelan.
  • Kelumpuhan kaki
Untuk menghindari drop foot karena kesemutan, usahakan untuk mengganti posisi kaki atau tangan. “Biasanya kesemutan terjadi karena duduk sambil menyilangkan kaki. Nah, kalau sudah kesemutan langsung ganti posisi. Biarkan kaki yang kesemutan langsung ganti posisi. Biarkan kaki yang kesemutan itu bebas sehingga darah kembali mengalir dan saraf kembali seperti semula, setelah beberapa saat terjepit,” kata Saiful.
Selain itu usahakan untuk tidur dengan posisi yang bagus. “Biasanya, kita terbangun jika tangan atau kaki kesemutan dalam kondisi puncak. Tapi lain kalau kita mabuk. Tidak bisa merasakan apapun selain mabuk itu sendiri. Jadi intinya, jangan tidur disaat mabuk –atau lebih tepatnya jangan mabuk!!! Pen.- karena kalau terjadi apa-apa saat tidur, kita tidak bisa berbuat apa-apa.” Tandasnya.
Cara lain untuk Menghindari…
* Mengetik dengan Pergelangan tangan tidak menyentuh meja
Hal ini tentu bisa dilakukan jika kamu mengetik di kursi yang tingginya proporsional dengan meja serta keyboard.
* Jangan biasa bertopang dagu
Selain terkesan pemalas, kebiasaan ini bisa membuat tangan kamu tersetrum. Begitu juga kebiasaan berdiri di samping meja sambil menopang badan dengan sebelah tangan. Itu adalah kebiasaan, jadi hindarilah
* Hindari tidur di atas karpet atau permukaan yang keras
Lebih baik tidurlah di permukaan yang empuk. Permukaan yang kasar membuat saraf lebih mudah tertekan sehingga kamu bisa terganggu. Apalagi ketika kamu tidak sadar dan melakukan gerak-gerakan yang tidak disadari dan cukup keras. Hal itu bisa menyebabkan terjadinya benturan. Dan benturan itu bisa menyebabkan gangguan saraf
Pengobatan
Sebelum mengobati kelumpuhan karena gangguan saraf, baik saraf radialis, ulnaris, maupun peroneus profundus, penderita haruslah melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan ini dengan alat EMG atau Electromyogram.
Caranya, dengan menusukkan jarum ke bagian yang hendak diperiksa. Jarum itu disambung ke layar monitor dan dari sana di ketahui kondisi saraf yang sedang diperiksa. Dalam layar itu bisa dilihat bagaimana kondisi saraf seseorang. Apakah masih pada taraf normal atau harus melalui terapi.
“Untuk tahap awal, terapi ini harus dilakukan dokter. Tapi, setelah itu pasien dan keluarganya diberi pelatihan untuk melakukan terapi dirumah. Terapi ini disesuaikan dengan jenis kelumpuhan, apakah Drop hand, claw hand, atau drop foot,” lanjut Saiful.
Tapi perlu diperhatikan, sebelum dilakukan pengobatan, harus diperhatikan pengobatan, harus diperhatikan apakah kelumpuhan itu memang karena saraf yang terjepit atau karena sebab lain, seperti kencing manis atau kebiasaan minum-minuman keras.
Jika dua hal terakhir tidak ada, baru diperiksa dengan EMG.
Gangguan Serius Yg Ditandai Kesemutan :
Radang sumsum tulang belakang (myelitis)
Terjadi pada orang dewasa, kadang-kadang gejala kesemutan didahului oleh flu berat. Kesemutan yang dirasakan akan menghebat, naik dari ujung jari kaki sampai ke pusar (perut tengah). Gejalanya berkembang menjadi rasa tebal di permukaan kulit. Setelah fase ini, penderita akan mengalami kesulitan berjalan. Ini adalah gejala radang sumsum tulang belakang, yang terjadi karena serangan virus bernama cytomegalovirus (CMV).
Penderita menjadi tidak bisa mengontrol buang air kecil. Buang air besar pun sulit. Penyakit ini dapat disembuhkan total, dapat pula cuma sembuh sebagian, tetapi ada juga yang sampai lumpuh.
Diabetes mellitus atau kencing manis
Pada penderita diabetes, kesemutan adalah gejala kerusakan pembuluh-pembuluh darah. Akibatnya, darah yang mengalir di ujung-ujung syaraf berkurang. Gejala yang dirasakan biasanya telapak kaki terasa tebal, kadang-kadang panas, dan kesemutan di ujung jari terus-menerus. Kemudian disertai rasa nyeri yang menikam, seperti ditusuk-tusuk di ujung telapak kaki, terutama pada malam hari.
Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
Kesemutan yang menyerang ujung jari, biasanya tangan kanan, dan kemudian berkembang menjadi rasa tebal, saat digunakan beraktivitas, adalah gejala CTS. Gejala kesemutan ini berkaitan dengan rongga di pergelangan tangan (karpal) yang mengalami pembesaran otot-otot sehingga menekan saraf yang melewati terowongan tersebut. CTS bisa menjadi gangguan lebih serius bila didiamkan cukup lama, misalnya 1 - 2 tahun.
Pada tahap ini tekanan otot sudah mengganggu aliran darah ke tangan, dengan akibat otot-otot yang mengalami kekurangan nutrisi akan mengecil, dan melemahkan otot.
Jantung
Pada penderita sakit jantung, kesemutan dapat juga timbul karena komplikasi jantung dan sarafnya. Yang terjadi misalnya, si penderita menjalani operasi pemasangan klep jantung. Saat pemasangan, ada bekuan darah menempel, yang kemudian terbawa aliran darah ke atas, dan menyumbat salah satu pembuluh darah di otak. Bila sumbatan di otak itu kebetulan mengenai daerah yang mengatur sistem sensorik, si penderita akan merasakan kesemutan sebelah. Bila daerah yang mengatur sistem motorik juga terkena, kesemutan akan menjadi kelumpuhan.
Rematik
Rematik juga menimbulkan kesemutan atau rasa tebal. Gejala kesemutan karena rematik akan hilang bila rematik sembuh.
Pengobatan :
Pengobatan yang diberikan sesuai penyakit yang mendasarinya.
Sebagai contoh : bila kesemutan terjadi pada penderita diabetes (Neuropati diabetik), maka pengobatan dilakukan dengan pengontrolan gula darah disertai obat-obatan yang bersifat neurotropik dan juga vitamin B.
Namun bila kesemutan disebabkan oleh penekan saraf maka pengobatan harus dilakukan dengan modifikasi gerakan tubuh, pemberian neurotropik, dan mungkin pada kasus yang berat dipertimbangkan uuntuk operasi.
Perlu diingat, bila kesemutan akibat penyakit stroke maka pengobatan harus segera dilakukan, misal pada stroke akibat sumbatan maka pasien harus diberikan obat pengencer darah maupun pengaturan faktor risiko strokenya seperti hipertensi dan kholesterol.
Read more »»  



Seringkali saat kita membeli baju baru, karena sudah gandrung maka langsung memakainya tanpa perlu mencucui dahulu. Ternyata, kebiasaan ini bisa membahayakan kita. Beberapa laporan menunjukkan bahwa penggunaan bahan kimia beracun dalam pengolahan pakaian dapat menimbulkan reaksi alergi dan risiko lainnya terhadap kesehatan.
Bahan kimia tidak hanya mencemari air, makanan dan obat-obatan saja, tetapi juga dapat ditemukan dalam pakaian. Pakaian dari bahan kain rayon atau serat sintetis dibuat dengan menggunakan bahan-bahan kimia.
Produsen kain kebanyakan menggunakan bahan kimia beracun dalam pengolahan serat kain, bahkan hingga proses pengemasan pakaian. Setelah pakaian selesai diproduksi, produsen biasanya menambahkan formaldehid untuk menjaga pakaian dari kerutan dan mencegah tumbuhnya jamur selama pengiriman.
Formaldehid sebagai pengawet pakaian ini juga menambah paparan racun pada pakaian. Kulit merupakan organ terbesar manusia, sehingga kebersihan dan keamanan pakaian dari bahan kimia perlu diperhatikan.
Selain bisa menimbulkan reaksi alergi yang parah terhadap formaldehid - khususnya bagi orang yang menderita alergi seperti ini - ada juga efek negatif jangka panjang terhadap kesehatan secara keseluruhan akibat paparan bahan kimia yang terlalu dekat dengan tubuh.

bahan kimia beracun lainnya seperti formalin dapat digunakan untuk membuat serat sintetis untuk handuk dan selimut. Bahan kimia lain dalam pakaian yang umum digunakan adalah nonylphenol ehtoxylate (NPE).
Penggunaan NPE pada beberapa merek pakaian terkenal telah dibatasi di berbagai negara di Asia. Namun, sampai sekarang belum ada batasan penggunaan bahan kimia pada pengolahan pakaian di Cina dan negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia seperti dilansir naturalnews.
Pakaian berwarna hitam dan yang menggunakan pewarna untuk bahan kulit sering mengandung p-phenylenediamine (PPD), yang dapat menghasilkan reaksi alergi. Senyawa organik volatil dan produk pemutih juga banyak sekali digunakan oleh industri tekstil.
Baca label pakaian terlebih dahulu sebelum membelinya dan hindari bahan-bahan sintetis seperti rayon, nylon, polyester, acrylic, asetat atau triasetat sebanyak mungkin. Jika terlalu sulit untuk meminimalkan pemilihan bahan pakaian tersebut, cuci dan keringkan baju-baju yang baru saja kamu beli sebanyak tiga kali pengulangan sebelum memakainya.
Read more »»  

Kendala yang sering ditemui pelajar Indonesia yang berniat untuk melanjutkan studinya ke luar negeri terletak pada soal perencanaan finansial dan juga kemampuan berbahasa asing. Sementara, menurut Ketua Ikatan Konsultan Pendidikan Internasional Indonesia (IKPII) Sumarjono, dukungan finansial menjadi hal penting yang harus masuk ke dalam bab perencanaan pendidikan ke luar negeri.
"Pengalaman orangtua yang pernah merencanakan pendidikan anaknya sampai ke luar negeri, tapi mereka nggak atau belum siap dalam hal keuangannya, beberapa diantara mereka pernah ada yang dikembalikan lagi," katanya bicara soal perencanaan pendidikan terpadu yang sering dikonsultasikan calon peserta pendidikan luar negeri kepada lembaganya.
Perencanaan pendidikan ini menurutnya perlu dipersiapkan secara matang untuk menunjang sisi finansial para calon peserta studi.
"Karena belajar ke luar negeri enggak murah, perlu education planning yang matang. Persiapannya mesti jauh-jauh hari agar segala-galanya juga menjadi lebih optimal," jelas Sumarjono di sela pameran pendidikan The 15th IKPIII International Education Expo bertema 'One Stop to Start' di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (9/9/2012).
Dia menyarankan para orangtua juga perlu bertemu dengan konsultan yang dapat dipercaya untuk membicarakan urusan-urusan pendidikan ke luar negeri dalam tahap persiapan yang lainnya. Selain itu, para orangtua lebih baik memilih konsultan pendidikan luar negeri yang masuk dalam keanggotaan IKPII.
"Untuk memulainya, orangtua bisa mengajak anaknya ke pameran pendidikan, sebab selain acara memberi informasi untuk anak-anak Indonesia untuk bisa mempersiapkan belajar ke luar negeri, konsultasi edukasi juga bisa didapatkan secara gratis" ujarnya.
Terkait dengan studi lanjutan ke luar negeri, hal substansial yang tidak boleh diabaikan adalah membekali diri dengan informasi lengkap mengenai sekolah internasional. Masih dalam tahap persiapan, Sumarjono menyebutkan satu hal yang perlu difokuskan peserta didik selain finansial adalah kemampuan berbahasa asing.
"Karena banyak juga yang ingin sekolah ke luar, tapi kemampuan berbahasa asing mereka masih rendah. Bahasa asing bukan cuma bahasa inggris, tapi juga bahasa mandarin, perancis atau negara yang mereka tuju," jelasnya mengaku dalam setiap pameran yang digelarnya, para peserta kedapatan sering mengkonsultasikan hal tersebut.
"Kendala mereka itu bisa jadi karena masih lemah di tahap persiapan studi. Padahal kalau mau belajar ke luar negeri, siswa juga perlu mengeksplorasi bahasa negara yang dituju, dan itu merupakan investasi yang nggak murah," terangnya lagi.
Read more »»  


ini adalah beberapa alasan kenapa orang jepang suusah untuk berbahasa asing.
hampir orang jepang sangat sulit berbahasa asing, dan mungkin juga tidak hanya orang jepang aja yang susah berbahasa asing. mungkin juga dengan orang indonesia itu sendiri atau orang yang tinggal di benua eropa dan sebagainya.
yang jelas ini adalah beberapa alasan kenapa orang jepang atau yang lainnya sulit mempelajari bahasa asing.
  1. Orang Jepang Bukan Pembicara Yang Aktif
    Orang Jepang mungkin sangat menjunjung tinggi ungkapan "Diam adalah Emas. Mereka sangat memperhatikan intonasi dan kalimat yang dipakai saat berbicara dan hal ini sangat berdampak buruk dalam mempelajari budaya asing. Misalnya bagaimana orang Jepang berkumpul bersama orang Eropa yang sedang bersenda gurau. Orang Jepang biasanya tak tahu cara bagaimana berekspresi saat melakukan percakapan dan bahkan kadang tak tahu kalau di antara mereka membuat lelucon. Mereka juga tidak akrab dengan ekspresi yang digunakan oleh orang Barat karena perbedaan budaya yang sangat mencolok.
  2. Orang Jepang Takut Berbuat Kesalahan
    Orang Jepang mungkin adalah orang yang paling pendiam di seluruh dunia karena kemungkinan mereka hanya tidak mau menyinggung dan mengganggu orang lain karena perkataannya sehingga mereka lebih banyak diam. Mereka berpendapat, mereka akan berbicara jika mereka sangat yakin dengan perkataan dan ekspresi yang diungkapkan oleh mereka orang Jepang dan hal ini membuat mereka dalam sebuah lingkaran setan. Jika tidak berbicara bagaimana mereka tahu ekspresi dan perkataan yang benar dalam sebuah percakapan.
  3. Jepang Mempelajari Bahasa Inggris dengan Furigana
    Furigana adalah pengucapan kata-kata dari bahasa asing yang diterapkan atau ditulis ke dalam bahasa Jepang (misalnya ada huruf kanji diatasnya terdapat huruf berukuran kecil Hiragana, itulah Furigana dan dalam hal ini bahasa Inggris yang dijadikan ke dalam bahasa Jepang dengan Katakana sebagai alatnya). Furigana sendiri dalam penerapannya ke dalam bahasa asing yang dalam hal ini kita contohkan bahasa inggris sangat berbeda dengan arti dan ucapannya. Contohnya "Track List" dalam Furigana menjadi "Tureku Risto"
  4. Bahasa Asing Tidak Dipelajari Sejak Dini
    Orang Asing begitu terkejut dengan fakta bahwa orang Jepang tidak mulai belajar Bahasa Inggris sampai berumur 12 Tahun atau 1 SMP barulah mereka belajar Bahasa Inggris. Inilah salah satu alasan mengapa level pembelajaran Bahasa Inggris antara Jepang dengan Negara lain sangat berbeda, namun Pemerintah Jepang tahun 2011 menerapkan peraturan tentang pembelajaran Bahasa Asing selama 35 Jam dalam setahun sejak usia dini
Read more »»  


Tidur merupakan kebutuhan alami manusia. Dengan tidur yang berkualitas, metabolisme tubuh ditata kembali. Kita juga memiliki kesempatan untuk melakukan regenerasi / mengganti sel-sel tubuh yang mati.
Nah tahukah Anda, bagaimana cara mendapatkan tidur yang baik dan berkualitas? Salah satu caranya adalah dengan memadamkan lampu di waktu tidur normal (9 malam hingga 8 pagi) demi mendapatkan hormon melatonin secara maksimal.
Hormon Melatonin
Adalah zat yang dihasilkan oleh kelenjar pineal didalam otak yang pembentukannya dipicu oleh gelap dan berfungsi mengatur bioritme atau irama tubuh dalam hal pengaturan tidur.
Kadarnya paling tinggi ditemukan menjelang pagi hari sekitar jam 02.00 – 04.00 dan paling rendah di sore hari. Ini juga menjawab kenapa orang semakin bertambah usia semakin sedikit tidurnya, karena secara alamiah, produksi hormon melatonin ini juga akan mengalami penurunan, sejalan dengan pertambahan usia manusia.
Penurunan yang drastis biasanya terjadi sekitar usia 40 tahun sehingga dengan menurunnya hormon ini maka kualitas tidurpun akan menurun dan sering berefek pada kesulitan tidur.
Manfaat lain melatonin adalah sebagai anti oksidan yang larut dalam lemak dan air, meningkatkan imun tubuh menimbulkan relaksasi otot dan membantu meningkatkan mood dan menghilangkan ketegangan. Jadi sebaiknya kalau tidur lampu dimatikan agar bisa memaksimalkan produksi melatonin.
Memang, ada sebagian orang yang merasa tidak nyaman, atau bahkan tidak dapat tidur pada kondisi gelap. Namun jika melihat manfaat atau dampaknya, hal ini perlu diperhatikan juga. Antara lain dengan tidak tidur di bawah pencahayaan langsung (dari lampu kamar), terutama bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
Matikan Televisi dan Musik
Kebiasaan tidur sambil mendengarkan musik, atau menonton televisi sampai tertidur, atau membiarkan lampu di ruangan menyala terang, memang sulit dihilangkan dan menurut sebagian orang kondisi seperti itu membuat mereka menjadi lebih cepat tertidur.
Tetapi pada kenyataannya setelah terbangun mereka merasa lebih tegang (stress). Bahkan ada yang merasa seperti tidak tidur semalaman.
Penjelasannya :
Pada saat kita tidur sebetulnya otak tidak pernah tidur. Otak selalu menjalankan aktivitasnya walaupun tidak sesibuk seperti di saat bangun, yaitu menjalankan sistem metabolisme tubuh.
Pada malam hari, seiring menurunnya aktivitas tubuh, ritme gelombang otak pun mengalami penurunan. Namun apabila kita tidur sambil mendengarkan musik, televisi dalam keadaan hidup atau lampu ruangan sedang menyala terang, maka gelombang suara atau cahaya yang dipancarkan oleh peralatan tersebut tetap diterima oleh indera pendengaran dan penglihatan kita.
Gelombang suara diterima oleh alat pendengaran di dalam telinga dan gelombang cahaya tetap dapat menembus kelopak mata dan diterima oleh retina dan lensa mata. Gelombang-gelombang tersebut akan diteruskan ke otak kita. Otak yang harusnya beristirahat akan kembali terangsang untuk bekerja dan mengolah informasi yang masuk.
Apabila hal ini berlangsung sepanjang malam, berarti kita hanya tidur menurut tubuh luar, tetapi tidak menurut otak. Otak akan terus bekerja mengolah informasi yang masuk tersebut. Jadi jangan biarkan otak Anda kelelahan karena harus tetap bekerja pada malam hari, sedangkan di siang hari otak juga akan diperas oleh kegiatan rutin kita.
Read more »»